1 2 3 4

Upacara Puncak Dies Natalis Ke-49 UNY

Selasa, 21 Mei 2013

Mikafip.Com - Acara puncak Dies Natalis ke-49 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) digelar di Gedung Auditorium UNY, Selasa (21/05). Mengusung tema "Pendidikan untuk Pencerahan dan Kemandirian Bangsa", upacara peringatan Dies Natalis ke-49 kali ini dibuka langsung oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab.

Pada awal acara, para undangan yang hadir disuguhi kirab Rektor dan Wakil Rektor UNY beserta Senat UNY. Selain itu juga para undangan disuguhi penampilan Tari Tendyo Kuswah yang dibawakan oleh mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY. Tari Tendyo Kuswah sendiri menggambarkan kesiapsiagaan seluruh civitas akademika UNY dalam mencapai visi, misi, dan tujuan bersama.

Dalam pidatonya dihadapan para undangan yang hadir, termasuk Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengkubuwono X dan jajaran unsur muspida DIY, Rochmat Wahab jika kegiatan peringatan Dies Natalis UNY menjadi salah satu media refleksi bagi seluruh elemen civitas akademika di UNY. "Bangga pada almamater merupakan salah satu cara mencapai kesuksesan kedepannya," ujar Rochmat Wahab.

Acara dilanjutkan dengan pidato Dies Natalis ke-49 oleh Sumarno, M.A, Ph.D yang berjudul "Pendidikan untuk Pencerahan dan Kemandirian Bangsa". Menurut Sumarno, gerakan perubahan yang sudah terjadi berabad-abad bisa menghasilkan perubahan peradaban dalam skala besar. Oleh karena itu, pencerahan perlu disertai dengan kewaspadaan dan komitmen untuk mengarahkan agar supaya menghasilkan kemajuan peradaban yang lebih hakiki.

"Pendidikan sekarang hanya berorientasi pada angka, namun guru dapat memberikan contoh jika pendidikan bukan hanya hasil, namun juga proses," ujar Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya. Orang nomor satu di jajaran pemerintahan DIY ini menyebutkan jika pendidikan bukan hanya mengenai penanaman moral, namun juga mengenai bagaimana moral yang sudah ditanamkan tersebut menjadi kekuatan pembebasan dari kemiskinan dan kebodohan. (Abr/Kominfo)

Insidental

Senin, 20 Mei 2013

Mikafip.Com - Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) Music Camp mengadakan acara “Insidental” untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional Republik Indonesia yang ke-102 tahun di depan kantin Fakultas Iilmu Pendidikan, Senin (20/05).

Acara yang bertajuk "Bangkitlah Pemuda, Bangkitlah Indonesia" ini merupakan acara “tiba –tiba” karena bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Acara dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan pemutaran film tentang Kebangkitan Nasional yang berjudul “Soegija”.

Acara “Insidental” diramaikan oleh penampilan dari seluruh di Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FIP, yakni Himpunan Mahasiswa Teknologi Pendidikan, Bimbingan Konseling, Pendidikan Luar Sekolah, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Anak Usia Dini, PGSD Bantul, PGSD Mandala, Badan Eksekutif Mahasiswa FIP, dan UKMF Keluarga Muslim Ilmu Pendidikan.

“Tujuan adanya acara ini adalah agar generasi muda dapat merefleksikan diri terhadap hari Kebangkian Nasional dan mengingat kembali perjuangan pahlawan,” kata Faqih Muhammad, Ketua Panitia Insidental.

Tanggapan positif datang dari para peserta dan pengisi acara yang menganggap acara yang diadakan oleh Camp cukup bagus dan membuat mahasiswa mengingat kembali apa itu Hari Kebangkitan Nasional. “Acaranya bagus, gapapa sih mengadakan acara ceremony, tapi jangan ceremonial ya,” tutur Mirza Bashirudin, Perwakilan dari HIMA TP yang turut serta meramaikan acara “Insidental”. (Umi/Kominfo)

Pagelaran Wayang "Petruk Dadi Ratu"

Minggu, 19 Mei 2013

Mikafip.Com - Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-49 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), panitia peringatan Dies Natalis ke-49 UNY mengadakan pagelaran wayang semalam suntuk di halaman depan gedung rektorat UNY. Pagelaran wayang yang dibuka langsung oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab ini disaksikan oleh ratusan mahasiswa, undangan, dan penonton umum.

Dalam sambutan acara pembukaan, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Dr. Hariyanto selaku penanggung jawab kegiatan peringatan Dies Natalis ke-49 UNY mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah hadir dalam pagelaran wayang dan kepada pihak yang telah menyukseskan acara pagelaran wayang. "Semoga pagelaran tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan," ujar Hariyanto.

Senada dengan Dr. Hariyanto, Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab berharap melalui momen Dies Natalis ke-49 UNY semakin baik dalam mengemban (amanah, red) tri dharma perguruan tinggi, berguna bagi masyarakat, dan bangsa. Pagelaran wayang resmi dibuka melalui penyerahan wayang secara simbolik oleh Rochmat Wahab kepada Ki Seno Nugroho selaku dalang.

Lakon yang dibawakan dalam pagelaran wayang kali ini adalah lakon "Petruk Dadi Ratu. Lakon ini mengisahkan mengenai betapa pentingnya rakyat bagi pemimpin, karena tanpa rakyat, pemimpin tidak akan dapat menuliskan sejarahnya. Setiap pemimpin suatu saat akan turun dan binasa, sedangkan rakyat akan tetap ada selamanya. Untuk itu sudah selayaknya pemimpin mengayomi rakyat, karena kalau bukan rakyat siapa lagi yang akan memangku seorang pemimpin. (Abr/Kominfo)

Workshop RPP dan Media

Senin, 13 Mei 2013

Mikafip.Com - Himpunan Mahasiswa (Hima) PGSD Kampus UPP II Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan agenda Workshop Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Media bagi Guru Sekolah Dasar dan Mahasiswa se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (12/05) kemarin.

Workshop tersebut merupakan salah satu agenda yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis UNY ke-49. Kegiatan yang diikuti oleh guru SD se-DIY dan mahasiswa PGSD dari beberapa kampus mengambil tema "Peningkatan Profesionalitas dan Kreatifitas Guru untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia".

Workshop dibuka oleh Wakil Dekan II FIP UNY Sungkono, M.Pd pukul 08.30 WIB. Dalam sambutannya Sungkono, M.Pd menyampaikan betapa pentingnya RPP bagi sebuah proses pembelajaran. “Pembelajaran tanpa RPP bagaikan orang yang berjalan tanpa tau arah," ujar Sungkono. Sungkono juga mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyelenggarakan workshop dan kemauan dari mahasiswa PGSD untuk melestarikan budaya jawa dengan belajar memainkan gamelan.

Hadir sebagai pembicara adalah Drs. Bambang Irianto, M.Pd (Dinas Pendidikan dan Pemuda Olaharaga DIY) dan Prof. Dr. Anik Gufron, M.Pd (Ketua LPPM UNY). Bambang memberikan gambaran secara umum tentang pelaksanaan Kurikulum 2013 di DIY terkait dengan RPP dan media yang digunakan dalam pembelajaran. Dalam materi Stadium General tersebut disampaikan juga bahwa belum ada kesiapan konkret dari pemerintah terkait pelaksanaan kurikulum 2013.

Setelah Stadium General selesai, workshop ini dilanjutkan dengan pendampingan workshop dalam kelas-kelas kecil. Pendampingan tersebut didampingi oleh dosen UNY yang memang ahli dalam pembuatan RPP dan Media. Dalam kegiatan ini dipamerkan juga berbagai media karya mahasiswa PGSD UNY. Media media tersebut digunakan sebagai contoh dalam penggunaan media pembelajaran. Workshop RPP dan Media ini berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. (Kominfo)

Festival Seni Anak SD Se-DIY

Minggu, 12 Mei 2013

Mikafip.Com - Himpunan Mahasiswa (Hima) PGSD Kampus UPP I Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menyelenggarakan Festival Seni Anak SD Se- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (12/05) di Kampus UPP I FIP, Jalan Kenari Yogyakarta.

Acara bertajuk "Berekspresi, Bermimpi, dan Meraih Mimpi" ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III UNY, Sumaryanto, M.Kes. Dalam sambutannya Sumaryanto mengaku bersuka cita atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut dan akan mendukung kegiatan positif lainnya dari Kampus UPP I FIP. Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan III FIP, Dr. Suwarjo.

Menurut ketua panitia acara, Muhammad Muslim, acara yang merupakan bagian dari kegiatan Dies Natalis ke-49 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini dibagi dalam 3 kategori lomba, yakni loma melukis tas, lomba menyanyi, dan lomba geguritam. Muslim menambahkan jika lomba melukis tas dikuti oleh 40 orang peserta, lomba menyanyi 35 orang peserta, dan lomba geguritan 35 orang peserta yang memperebutkan trofi Rektor UNY, Walikota Yogyakarta, dan Gubernur DIY.

Acara yang bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada para anak terhadap potensinya ini dimeriahkan juga oleh grup band dari UKM-F Camp FIP dan Bilqis Idola CIlik 2013. (Abr/Kominfo)

STok 1 - Who Am I?

Mikafip.Com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menggelar Sekolah Tokoh (STok) jilid 1 pada Sabtu (11/05) di Kampus UPP II FIP. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan outbond yang berisi permainan kekompakan untuk peserta.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dengan moderator Dhian Farah terkait apa itu mahasiswa, peran mahasiswa, dan pendidikan. Acara yang dihadiri oleh puluhan peserta ini menghadirkan Heri Maulana,M.Pd sebagai pembicara dengan tema “Who Am I ?”, yang mengupas tentang personality.

Dalam materinya, Heri Maulana menyebutkan untuk mengenal personality individu, perlu mengetahui 3 jenis personality, yaitu: 1). Self Ideal (diri ideal), 2). Self Image (citra diri), dan 3). Self Esteem (harga diri). Manakah diantara ketiga jenis personality yang harus kalian miliki?. “Ketahuilah konsep dirimu dan bacalah orang lain dari matanya," ujar Heri Maulana.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta STok. Tujuan Sekolah Tokoh Jilid 1 ini adalah agar peserta mampu mengenal konsep dirinya masing – masing dan mampu memahami orang lain. Pemahaman ini bermanfaat untuk memperbaiki organisasi, karena untuk memperbaikinya perlu perbaikan sumber daya manusia terlebih dahulu.

“Materinya bagus, pembicaranya juga bagus, jadi mengena sekali, karena dalam organisasi kita akan melihat banyak orang jadi kita perlu melihat diri sendiri dulu," ujar salah satu peserta STok, Aisyah (BK 2012). (Umi/Kominfo)
 

© 2010-2013 Media Kampus FIP - All Rights Reserved | Supported by : ORMAWA FIP UNY | Presented by : Dept. KOMINFO BEM FIP UNY 2012 | Desain by : Wahyu Effendy